Header Ads

Hasakah dalam Politik Suriah

Provinsi Al-Hasakah kembali menjadi sorotan penting di Suriah, baik dari sisi strategis, ekonomi, maupun politik. Wilayah ini dikenal karena keragaman etnisnya dan posisinya yang krusial di timur laut negara.

Al-Hasakah memiliki luas sekitar 23.000 km², menjadikannya provinsi ketiga terbesar di Suriah setelah Homs dan Deir ez-Zor. Posisi geografisnya yang berbatasan langsung dengan Irak dan Turki membuatnya menjadi wilayah strategis untuk perdagangan dan keamanan perbatasan.

Provinsi ini juga dikenal sebagai lumbung pangan Syria. Hasil pertanian seperti gandum, jelai, kacang, dan lentil dari Hasakah menjadi sumber pangan penting bagi seluruh negeri.

Selain itu, Al-Hasakah menyimpan ladang minyak dan gas terbesar Syria, termasuk Rmelan dan Al-Yaarubiyah, sehingga menjadikannya wilayah ekonomi vital dan target berbagai kepentingan politik serta militer.

Sungai Khabur melintasi provinsi ini, ditambah sejumlah bendungan kecil dan menengah, semakin menegaskan pentingnya wilayah ini dalam mendukung pertanian dan ketahanan air di Syria.

Keragaman etnis di Al-Hasakah cukup unik. Selain Arab, provinsi ini juga dihuni kelompok etnis dan agama lain, menjadikannya wilayah multi-etnis dengan dinamika sosial yang kompleks.

Namun, stabilitas di Al-Hasakah terus terganggu oleh ketegangan militer. Sumber lokal melaporkan adanya bentrokan yang dipimpin sekelompok pasukan SDF dengan tujuan menguasai pusat-pusat keputusan dan melepaskan keterkaitan dengan milisi Qandil.

Bentrokan ini menandakan adanya perselisihan internal dalam struktur SDF. Beberapa faksi ingin mandiri dari pengaruh milisi Qandil, sementara sebagian unit masih setia pada jaringan lama, sehingga konflik internal semakin kompleks.

Dalam 48 jam terakhir, bentrokan ini menewaskan sekitar 82 warga sipil akibat tembakan, sebagian besar berasal dari operasi sniper yang dilakukan melalui sel tidur milisi. Puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran luas tentang keselamatan warga sipil di wilayah timur laut Syria, karena intensitas serangan meningkat di kota-kota seperti Qamishli dan Shaddadi.

Selain bentrokan fisik, SDF disebut memanfaatkan isu Kurdi untuk mengubah konflik lokal menjadi masalah identitas etnis. Strategi ini ditujukan untuk menarik perhatian Kurdi di Syria, Irak, dan Turki, serta mengubah isu lokal menjadi narasi yang seolah mengarah pada “genosida”.

Pengamat menekankan bahwa tujuan utama bukanlah kemenangan militer semata, melainkan menjaga agar masyarakat tidak terjebak dalam narasi sektarian atau perilaku berbasis etnis. Disiplin militer dan politik yang seimbang menjadi kunci utama.

Pemerintah Syria menegaskan bahwa orang Arab dan Kurdi setara dalam kewarganegaraan. Operasi keamanan di Al-Hasakah bertujuan mengakhiri kekacauan, bukan menyerang identitas etnis tertentu.

Setiap keterlibatan dalam narasi sektarian dianggap berpotensi memberi keuntungan propaganda bagi SDF. Oleh karena itu, masyarakat dan aparat diminta tetap tenang dan fokus pada stabilitas.

Secara ekonomi, Al-Hasakah juga menjadi pusat distribusi energi. Ladang minyak dan gasnya menjadi tulang punggung ekonomi lokal dan sumber devisa negara. Hal ini menjadikan provinsi ini target strategis bagi semua pihak yang ingin menguasai sumber daya.

Ketegangan di Al-Hasakah bukan hanya soal militer, tetapi juga politik dan propaganda. Posisi strategis dan sumber daya alamnya membuat provinsi ini menjadi arena perebutan pengaruh dan kontrol narasi.

Selain itu, wilayah ini menjadi jalur transit penting untuk perdagangan dan logistik di perbatasan utara Syria. Keamanan perbatasan menjadi perhatian utama pemerintah dalam menghadapi ancaman dari faksi bersenjata maupun jaringan lintas negara.

Pemerintah Syria menegaskan perlunya ketenangan, kesadaran politik, dan penegakan hukum yang adil agar masyarakat tidak terprovokasi oleh ketegangan etnis atau propaganda sektarian.

Akhirnya, Al-Hasakah memperlihatkan kombinasi antara kekuatan strategis, ekonomi, dan tantangan keamanan. Provinsi ini tetap menjadi titik penting Syria, sekaligus pengingat kompleksitas situasi di timur laut negeri.

Dengan sumber daya alam yang melimpah, posisi strategis, dan dinamika etnis yang beragam, Al-Hasakah tetap menjadi provinsi kunci bagi stabilitas nasional dan politik Syria, meskipun ancaman konflik internal terus mengintai.

Powered by Blogger.